LEARN

HOMELEARNSPORTS

5 Olahraga untuk Melatih Konsentrasi

Kemampuan berkonsentrasi sangat mempengaruhi keberhasilan seseorang. 
 
Semakin kamu mampu berkonsentrasi semakin baik hasil pekerjaanmu—baik saat ujian, mengerjakan PR, bermain catur, maupun dalam pertandingan. 
 
Tahukah kamu bahwa konsentrasi bisa dilatih lewat macam-macam olahraga? Coba, yuk!
 
 
Dance. 
Tidak banyak jenis olahraga yang membutuhkan konsentrasi sebesar dance. 
 
Pasalnya kamu tidak mungkin bisa mengikuti dan menghapal gerakan dance jika tidak berkonsentrasi. 
 
Belum lagi kamu harus menyesuaikan gerakan dengan musik dan teman nge-dance.
 
 
Darts. 
Pernah mencoba bermain darts? It’s fun tapi juga membutuhkan konsentrasi level dewa. 
 
Ketika kamu mengeker sasaran, kamu harus mematikan semua pikiran lain dan mengacuhkan suara-suara di sekitarmu. 
 
Kebiasaan mengabaikan gangguan saat bermain darts sangat baik untuk melatih konsentrasi.
 
 
Tenis Meja. 
Salah satu olahraga tercepat di dunia ini sangat melatih otak dan konsentrasi. 
 
Koordinasi gerakan tangan dan mata serta keawasan membantu kamu melatih kekuatan otak hingga batas maksimalnya. 
 
Itu juga alasan mengapa pingpong bisa mencegah kepikunan. 
 
Keuntungan lain olahraga pingpong minim cedera.
 
 
Yoga. 
Bersamaan dengan melatih kelenturan tubuh, kekuatan otot, yoga juga melatih kamu mengosongkan pikiran dan berkonsentrasi pada gerakan.  
 
Sebelum dan sesudah sesi yoga, instruktur akan meminta peserta  bermeditasi singkat untuk memusatkan pikiran pada tubuhmu saat itu dan be in the moment. 
 
Nggak heran bisa kamu rutin yoga, kamu pun terlatih berkonsentrasi. 
 
 
Jogging. 
Ketika kamu memprogram pikiran untuk terus berlari itu melatih konsentrasi. 
 
Baik kamu melakukannya di luar ruangan ataupun treadmill di rumah efeknya sama karena konsentrasi berarti mendisiplin diri untuk fokus melakukan satu hal saja.