LEARN

HOMELEARNSCIENCE

Tiga Gempa Terhebat di Dunia yang Terjadi Abad Ini


Bukan cuma gempa berkekuatan besar yang dikategorikan dahsyat. Gempa yang memakan korban banyak pun sama mematikannya, lho, Smile Squad.

Nah, Indonesia yang terletak di atas zona tektonik aktif, menjadi pertemuan tiga lempeng besar dunia (Pasifik, Australia, dan Eurasia), serta berada di lingkaran cincin api Pasifik (Pacific Ring of Fire), tidak luput dari ancaman gempa terhebat yang pernah terjadi.

Skala tertinggi
Sumatra tercatat dua kali mengalami gempa dengan kekuatan besar di abad ke-21. Pertama gempa 8,7 Skala Richter yang berpusat di daratan Pulau Nias (28 Maret 2005) dengan lebih dari 1.000 orang meninggal dan lebih dari 2.391 korban luka-luka. USGS (United States Geological Survey atau Badan Survei Geologi Amerika Serikat) bahkan menyatakan Gempa Nias merupakan gempa terbesar kedelapan di dunia sejak tahun 1900.

Kedua, terjadinya tsunami yang diawali oleh gempa besar di Aceh (26 Desember 2004). Wilayah Aceh dan sebagian pesisir barat Sumatera Utara hancur akibat gempa berkekuatan magnitudo 9,1 yang berpusat di dasar laut pada kedalaman 10 kilometer diikuti surutnya air laut sebelum gelombang pasang menyerbu pantai. Gelombang tsunami diperkirakan setinggi 30 meter dengan kecepatan 100 meter per detik atau 360 kilometer per jam ini menyebabkan sekitar 180.000 orang tewas atau hilang serta kerugian materi diperkirakan lebih dari Rp 45 triliun. Tsunami yang muncul akibat gempa pertama di Aceh ini juga merambat ke pantai Sri Lanka, India, dan Thailand sehingga menimbulkan korban lebih banyak lagi.

Korban terbanyak
Gempa Haiti (12 Januari 2010) termasuk gempa paling mematikan di abad ke-21. Gempa 7,0 Skala Richter ini berpusat 16 km dari Port-au-Prince sebagai ibu kota Haiti dengan kedalaman 10 km. Bencana yang menyedot perhatian internasional ini merenggut sekitar 316.000 nyawa, membuat 1 juta orang kehilangan tempat tinggal, serta memengaruhi kehidupan hampir 3 juta orang.